Review MSI Z77A-G43 – Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

Review MSI Z77A-G43 – Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

Barang yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Motherboard saya sebelumnya (ECS H67H2-M3) hangus gara-gara dipaksa pakai PSU abal-abal. Terpaksa beli baru deh. Mana harga dolar lagi naik. Sial.

Setelah sempat galau memilih antara MSI Z77A-G43 dan B75A-G43 Gaming, akhirnya pilihan saya jatuhkan pada Z77A-G43. Saya pilih seri Z kalau-kalau kedepannya pengen ganti prosesor seri K Ivy Bridge. Gak usah banyak basa-basi lagi, berikut review nya.

 

Tampilan Fisik

Review MSI Z77A-G43 - Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

Kita mulai dari box nya. Apakah ada terasa yang janggal? Yup. Tulisan yang harusnya “OC Genie II” ditulis dalam bahasa Cina. Bahkan buku manual yang saya dapatkanpun berbahasa Cina. Semuanya. Dari A-Z. Hit with Brick
Ntah dari mana yang jual dapetinnya. Tapi gapapa juga, toh masih ada om Google kalau ada masalah. Sekarang mari kita lihat fisiknya.

Review MSI Z77A-G43 - Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

Walaupun tidak segarang tampilan seri Gaming-nya, secara keselurahan fisik Motherboard MSI Z77A-G43 terlihat cukup keren dan modern dengan balutan kombinasi warna biru dan hitam khas MSI. Heatsink nya terlihat stylis dengan logo MSI dan cukup bisa diandalkan meredam panas walaupun belum dilengkapi heatpipe.

Review MSI Z77A-G43 - Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

MSI memberikan 4 buah slot SATA II dan 2 buah slot SATA III bagi yang ingin menggunakan SSD.

 

Review MSI Z77A-G43 - Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

Pada bagian RAM sudah pasti diberikan 4 buah slot yang sudah mendukung konfigurasi Dual-Channel.

 

Review MSI Z77A-G43 - Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

Slot PCIe-nya sudah mendukung versi terbaru 3.0 dengan peningkatan bandwith hingga dua kali lipat. Selain itu tersedia juga 1 slot PCIe tambahan jika ingin melakukan SLI atau Crossfire.

 

Review MSI Z77A-G43 - Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

I/O Backpanel Motherboard ini terhitung lengkap dimana ada 2x USB 3.0, 4x USB 2.0, 1x LAN, 6x Audio, 1x HDMI, 1x VGA, 1x DVI-D, bahkan masih ada 1x PS/2 port.

 

Paket Penjualan

Untuk paket penjualannya standar saja.

  • Buku manual,
  • DVD Driver,
  • 2x kabel SATA III,
  • penutup backpanel,
  • pin connector front panel,
  • kartu garansi, dan
  • voucher internet Speedy Instan.

7

BIOS & Fitur Utama

Bios

Click Bios II dari MSI bisa dijalankan dari UEFI Bios maupun langsung lewat Windows dan sudah mendukung penggunaan mouse.

clickbios2

OC Genie II

ocgII_7series(1)Merupakan feature paling praktis dalam melakukan Overclock. Cukup 1 kali klik maka sistem secara otomatis akan melakukan overclock berdasarkan peripheral yang kita gunakan. Sangat mudah bahkan bagi orang awam sekalipun.

 

Military Class III

mc3_05_1Sebuah jaminan akan ketangguhan dan kualitas premium komponen-komponen yang digunakan dalam Z77A-G43. Hal ini sangat penting untuk durabilitas dan keamanan dalam hal overclocking.

 

PCI Express Gen 3

pcie3Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, PCIe generasi terbaru menawarkan bandwith yang 2 kali lebih cepat ketimbang Gen 2. Untuk mendapatkan performa maksimal dari PCIe Gen 3 tentu saja VGA kalian harus yang sudah mendukung PCI 3.0 juga.

 

Pengujian

Pengujian dilakukan menggunakan software benchmark 3DMark 11, PcMark 7, dan Cinebeanch R15. Adapun platform pengujian yang saya gunakan sebagai berikut :

  • CPU: Intel Core i5 2500
  • CPU Heatsink: Deepcool Ice Edge Mini Fs
  • Motherboard: MSI Z77a-G43
  • RAM: Kingmax 2x4GB Dual-Channel value PC10600
  • VGA: Zotac GTX 550 Ti Amp!
  • Case: Dazumba D-Vito 801
  • HDD: Seagate 7200rpm
  • PSU: Seasonic S12II-520 Bronze
  • Monitor: LG Flatron 18″ 1360×768
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1

Maaf yah platform pengujiannya gak bisa yang mewah-mewah. Maklum kantong mahasiswa. Crying

Review MSI Z77A-G43 - Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

Review MSI Z77A-G43 - Seri Overclock Termurah untuk Ivy Bridge

Pengujian akan saya lakukan dalam dua kondisi. Pertama dalam kondisi default dan kedua dalam kondisi OC Genie aktif. Mari kita lihat perbedaan performanya.

pcmark7 msi z77a-g43

3dmark11 gpu  msi z77a-g43

Preset: Performence

3dmark11  msi z77a-g43

Preset: Performence

cinebench-r15 CPU  msi z77a-g43

Dari dilihat dari data diatas perbedaan performa dari kondisi default dan OC Genie aktif tidak terlalu signifikan. Hanya berkisar antara 5-10% saja. Tapi perlu dicatat mungkin ini disebabkan platform pengujian saya yang tidak saling mendukung. Pertama CPU saya bukan Ivy Bridge dan bukan seri K (overclock). Kedua RAM yang saya gunakan juga cuma kelas value. Dan terakhir VGA saya masih menggunakan slot PCIE 2.0. Jika saja saya mengganti ketiga komponen tersebut dengan yang lebih baru saya yakin bisa mendapatkan hasil lebih maksimal.

 

Kesimpulan

Desain yang dibuat MSI pada motherboard ini mampu membuatnya terlihat cukup berkelas meskipun berada di kasta terbawah chipset seri Z. I/O yang terhitung lengkap menjadi nilai plus tersendiri pada motherboard ini. Meski murah MSI memberikan banyak feature terkini seperti PCIE 3.0, SATA III, dan Military Class III. Bios yang bisa diakses langsung melalui windows pun memberikan kemudahan tanpa harus mereset PC hanya untuk mengganti beberapa setingan kecil.

Pada akhirnya keterbatasan perangkat pendukung yang saya miliki membatasi kemampuan dari Motherboard MSI Z77A-G43 ini. Padahal chipset seri Z menawarkan banyak fitur dan keleluasaan yang lebih jauh lagi dalam hal overclocking. Walaupun begitu dalam penggunaan sehari-hari performa yang ditawarkan sudah cukup bagi saya. Motherboard ini cocok jika kalian ingin memulai belajar overclocking seperti saya. MSI Z77A-G43 menjadi alternatif yang menarik dimana harga motherboard Haswell masih tergolong mahal.

Comments

comments

Share this post