Tri dan 4G LTE akan Menyusup di Lebih dari 200 Kota!

Tri dan 4G LTE akan Menyusup di Lebih dari 200 Kota!

Masyarakat modern saat ini tidak bisa lepas lagi dari yang namanya kuota internet. Koneksi internet yang lambat sama rasanya seperti sebuah konspirasi untuk menyiksa masyarakat secara perlahan-lahan. Apalagi jika kehabisan kuota, rasanya seperti habis diamputasi. Seperti ada bagian dari diri kita yang hilang.

Kalian pasti juga ngerasa gitu kan? Ngaku deh sob! :p 

Oke lanjut. Tidak hanya pada smartphone, inovasi pada bidang telekomunikasi pun terus dikembangkan tanpa henti. Dari 1G hingga sekarang 4G.  Para ahli telekomuniasi pun terus berpikir keras melakukan perbaikan disana-sini. Tidak hanya itu, beragam konten digital dan aplikasi pendukung juga semakin banyak bermunculan.

Akan tetapi, persoalan yang kini dihadapi tidak saja pada perangkat keras dan lunaknya. Ponsel pintar, secanggih dan selengkap apa pun kontennya, tetap saja akan menjadi sia-sia tanpa kehadiran pulsa maupun paket internet. Karena itulah, operator telekomunikasi juga terus berupaya memberikan pelayaan yang maksimal kepada pelanggannya. Ditambah dengan beberapa regulasi dan keterbatasan yang sering kali berbenturan dengan kondisi yang ada, operator harus lebih jeli dan bijak dalam mengambil keputusan tanpa merugikan konsumen dan melanggar aturan.

Bisa bayangkan sob bagaimana jika smartphone mahal canggih semacam Iphone 5 atau Samsung Galaxy S8 masih pakai jaringan 2G? 🙂

Menghapus Jaringan 2G

4G LTE - Tri.co.id

4G LTE – Tri.co.id

Nyaris sejak lima dasawarsa yang lalu, teknologi telekomunikasi diperkenalkan. Sekitar tahun 1970, teknologi analog 1G diciptakan. Teknologi seluler ini hanya dapat melayani komunikasi via suara dengan kapasitas yang masih sangat terbatas (menggunakan  FDMA). Selain itu, sistem keamanannya pun masih tidak terlalu baik (FM) dan mobilitas pengguna juga sangat terbatas.

Baru kemudian sekitar tahun 1990-an, teknologi 2G muncul dan menawarkan perbaikan dari generasi sebelumnya. Komunikasi yang dapat dilayani berupa suara dan pesan (SMS).  Teknologi pun terus berkembang dengan kehadiran komunikasi data yang sekaligus memperkenalkan era internet. Hingga kini, generasi kelima alias 5G sudah mulai diperkenalkan kepada publik meski di Indonesia masih mencapai tahap 4,5G alias LTE Advanced. Kalau mau internetan kencang, segera cek pulsa 3 di hp kamu dan beli paket internet 3 nya.

Meski demikian, boleh dibilang 2G adalah yang paling melegenda. Walaupun kini komunikasi data memang menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat, peran 2G toh masih sangat dibutuhkan. Namun sayangnya, pemerintah justru berencana untuk menghapus jaringan 2G. Hal ini disampaikan oleh Rudiantara, Menkominfo beberapa waktu yang lalu. Ditargetkan pada tahun 2020 nanti, jaringan 2G sudah tergantikan oleh 3G dan 4G yang secara biaya operasional juga lebih murah.

Siap Gebyar Jaringan 4G

4G LTE - Tri.co.id

4G LTE – Tri.co.id

Meski target pemerintah untuk meniadakan jaringan 2G kurang dari lima tahun lagi, pemerintah juga menyampaikan bahwa rencana ini tidak akan dieksekusi dengan gegabah. Pasalnya, jaringan 2G juga masih banyak digunakan dan menjadi penyokong utama kebutuhan komunikasi di banyak daerah, terutama di luar Pulau Jawa.

Sebagai bentuk persiapan menyukseskan rencana tersebut, operator seluler di Indonesia mulai menggebyar jaringan 4G di berbagai titik. Termasuk operator Hutchison 3 Indonesia alias  Tri. Padahal, kanal frekuensi yang dimiliki oleh Tri sangat terbatas jika dibandingkan tiga operator seluler raksasa lainnya. Akan tetapi, Tri tetap nekat akan menggelar jaringan 4G. Tidak tanggung-tanggung, jaringan LTE ini akan digebyar sampai 227 kota di nusantara.

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Direktur Utama Tri Indonesia, Muhammad Danny Buldansyah, kondisi kanal frekuensi yang dimiliki Tri saat ini sebenarnya kurang ideal. Tri mendapatkan total spektrum frekuensi 20 MHz. Adapun jatah tersebut masih harus dibagi untuk beberapa kebutuhan dengan rincian sebesar 10 MHz di frekuensi 1.800 MHz dan sisanya di 2,1 GHz. Kapasitas yang dapat dimaksimalkan saat ini untuk ekspansi hanyalah sebesar 5MHz sebab sisanya masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan layanan 2G dan 3G.

Mulai Menonaktifkan Jaringan 2G

4G LTE - Tri.co.id

4G LTE – Tri.co.id

Pada Januari 2017 yang lalu, Vice President Director Hutchison Tri Indonesia, Danny Buldansyah, mengatakan bahwa sejak tahun ini Tri akan mematikan jaringan 2G. Tentu saja tidak secara serentak. Tri akan melakukan kajian terhadap wilayah mana saja yang bisa untuk segera dieksekusi.

Bahkan menurut Danny, Tri akan menjadi operator seluler di Indonesia yang pertama yang mematikan jaringan 2G. Hal ini dikarenakan pengguna Tri yang hanya membutuhkan jaringan teknologi cukup konvensional tersebut sangat sedikit. Dari sekitar 56,8 juta pengguna Tri, hanya sekitar 10 persen yang masih loyal menggunakan 2G saja. Mayoritas pengguna operator belogo angka 3 ini telah menggunakan ponsel pintar yang secara otomatis bisa melakukan akses 3G dan 4G. Lebih jauh, rata-rata konsumsi data pelanggan Tri setiap bulannya hampir 70% digunakan untuk akses multimedia. Adapun besarnya kuota rata-rata yang digunakan adalah sebesar 3,5GB.

Masih Bisa Menikmati 2G

Kartu Tri

Kartu Tri

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, Tri juga akan melakukan penghapusan jaringan 2G secara bertahap. Menurut rencana, target ini akan terealisasikan hingga dua tahun ke depan.

Nah sob kalian yang masih pakai jaringan 2G alias ponsel jadul, entah itu untuk keperluan bisnis atau yang lainnya masih boleh bernapas lega. Oiya kalian juga bisa top up pulsa Tri via Traveloka loh sob. Lebih mudah, cepat, dan hemat. Bisa via web atau aplikasi, mana yang menurut kalian gampang aja. 🙂

Pulsa Tri di Traveloka hadir dengan penawaran yang menarik sob, mulai dari Rp15.000,00 sampai Rp1.000.000,00 sesuai kebutuhan. Masa aktifnya pun sesuai dengan jumlah pulsa yang Kalian pilih, mulai dari 15 hari sampai 1.000 hari. Puas kan? Dengan begitu, Kalian juga tidak perlu lagi repot atau bingung saat kehabisan pulsa dan sedang dalam kondisi terpepet.

Meski usianya cukup muda di dunia komunikasi seluler di Indonesia, Tri terus berusaha memberikan layanan yang terbaik bagi Kita. Mendukung paket dan pulsa Tri yang senantiasa ramah kantong, jaringan yang disiapkan pun terus diperluas. Selama satu dekade kehadirannya di tanah air, Tri telah menjangkau di lebih dari 200 kabupaten dan kota di 25 provinsi.

Tri juga membuktikan komitmennya melalui persiapan yang dilakukan. Kini, infrastruktur untuk mengembangkan jaringan mobile broadband telah didukung dengan 40.000 BTS dan kabel serat optik sepanjang 14.000 km.

Om Gadget sih suka terutama karena biasanya Tri ramah kantong, hehee
Bagaimana dengan kalian sob? Beri pendapat kalian dikolom komentar dibawah yah 🙂

Comments

comments

Share this post