Tri dan 4G LTE akan Menyusup di Lebih dari 200 Kota!

Masyarakat modern saat ini tidak bisa lepas lagi dari yang namanya kuota internet. Koneksi internet yang lambat sama rasanya seperti sebuah konspirasi untuk menyiksa masyarakat secara perlahan-lahan. Apalagi jika kehabisan kuota, rasanya seperti habis diamputasi. Seperti ada bagian dari diri kita yang hilang.

Kalian pasti juga ngerasa gitu kan? Ngaku deh sob! :p 

Oke lanjut. Tidak hanya pada smartphone, inovasi pada bidang telekomunikasi pun terus dikembangkan tanpa henti. Dari 1G hingga sekarang 4G.  Para ahli telekomuniasi pun terus berpikir keras melakukan perbaikan disana-sini. Tidak hanya itu, beragam konten digital dan aplikasi pendukung juga semakin banyak bermunculan.

Akan tetapi, persoalan yang kini dihadapi tidak saja pada perangkat keras dan lunaknya. Ponsel pintar, secanggih dan selengkap apa pun kontennya, tetap saja akan menjadi sia-sia tanpa kehadiran pulsa maupun paket internet. Karena itulah, operator telekomunikasi juga terus berupaya memberikan pelayaan yang maksimal kepada pelanggannya. Ditambah dengan beberapa regulasi dan keterbatasan yang sering kali berbenturan dengan kondisi yang ada, operator harus lebih jeli dan bijak dalam mengambil keputusan tanpa merugikan konsumen dan melanggar aturan.

Bisa bayangkan sob bagaimana jika smartphone mahal canggih semacam Iphone 5 atau Samsung Galaxy S8 masih pakai jaringan 2G? 🙂

Menghapus Jaringan 2G

4G LTE - Tri.co.id
4G LTE – Tri.co.id

Nyaris sejak lima dasawarsa yang lalu, teknologi telekomunikasi diperkenalkan. Sekitar tahun 1970, teknologi analog 1G diciptakan. Teknologi seluler ini hanya dapat melayani komunikasi via suara dengan kapasitas yang masih sangat terbatas (menggunakan  FDMA). Selain itu, sistem keamanannya pun masih tidak terlalu baik (FM) dan mobilitas pengguna juga sangat terbatas.

Baru kemudian sekitar tahun 1990-an, teknologi 2G muncul dan menawarkan perbaikan dari generasi sebelumnya. Komunikasi yang dapat dilayani berupa suara dan pesan (SMS).  Teknologi pun terus berkembang dengan kehadiran komunikasi data yang sekaligus memperkenalkan era internet. Hingga kini, generasi kelima alias 5G sudah mulai diperkenalkan kepada publik meski di Indonesia masih mencapai tahap 4,5G alias LTE Advanced. Kalau mau internetan kencang, segera cek pulsa 3 di hp kamu dan beli paket internet 3 nya.

Meski demikian, boleh dibilang 2G adalah yang paling melegenda. Walaupun kini komunikasi data memang menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat, peran 2G toh masih sangat dibutuhkan. Namun sayangnya, pemerintah justru berencana untuk menghapus jaringan 2G. Hal ini disampaikan oleh Rudiantara, Menkominfo beberapa waktu yang lalu. Ditargetkan pada tahun 2020 nanti, jaringan 2G sudah tergantikan oleh 3G dan 4G yang secara biaya operasional juga lebih murah.

Siap Gebyar Jaringan 4G

4G LTE - Tri.co.id
4G LTE – Tri.co.id

Meski target pemerintah untuk meniadakan jaringan 2G kurang dari lima tahun lagi, pemerintah juga menyampaikan bahwa rencana ini tidak akan dieksekusi dengan gegabah. Pasalnya, jaringan 2G juga masih banyak digunakan dan menjadi penyokong utama kebutuhan komunikasi di banyak daerah, terutama di luar Pulau Jawa.

Sebagai bentuk persiapan menyukseskan rencana tersebut, operator seluler di Indonesia mulai menggebyar jaringan 4G di berbagai titik. Termasuk operator Hutchison 3 Indonesia alias  Tri. Padahal, kanal frekuensi yang dimiliki oleh Tri sangat terbatas jika dibandingkan tiga operator seluler raksasa lainnya. Akan tetapi, Tri tetap nekat akan menggelar jaringan 4G. Tidak tanggung-tanggung, jaringan LTE ini akan digebyar sampai 227 kota di nusantara.

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Direktur Utama Tri Indonesia, Muhammad Danny Buldansyah, kondisi kanal frekuensi yang dimiliki Tri saat ini sebenarnya kurang ideal. Tri mendapatkan total spektrum frekuensi 20 MHz. Adapun jatah tersebut masih harus dibagi untuk beberapa kebutuhan dengan rincian sebesar 10 MHz di frekuensi 1.800 MHz dan sisanya di 2,1 GHz. Kapasitas yang dapat dimaksimalkan saat ini untuk ekspansi hanyalah sebesar 5MHz sebab sisanya masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan layanan 2G dan 3G.

Mulai Menonaktifkan Jaringan 2G

4G LTE - Tri.co.id
4G LTE – Tri.co.id

Pada Januari 2017 yang lalu, Vice President Director Hutchison Tri Indonesia, Danny Buldansyah, mengatakan bahwa sejak tahun ini Tri akan mematikan jaringan 2G. Tentu saja tidak secara serentak. Tri akan melakukan kajian terhadap wilayah mana saja yang bisa untuk segera dieksekusi.

Bahkan menurut Danny, Tri akan menjadi operator seluler di Indonesia yang pertama yang mematikan jaringan 2G. Hal ini dikarenakan pengguna Tri yang hanya membutuhkan jaringan teknologi cukup konvensional tersebut sangat sedikit. Dari sekitar 56,8 juta pengguna Tri, hanya sekitar 10 persen yang masih loyal menggunakan 2G saja. Mayoritas pengguna operator belogo angka 3 ini telah menggunakan ponsel pintar yang secara otomatis bisa melakukan akses 3G dan 4G. Lebih jauh, rata-rata konsumsi data pelanggan Tri setiap bulannya hampir 70% digunakan untuk akses multimedia. Adapun besarnya kuota rata-rata yang digunakan adalah sebesar 3,5GB.

Masih Bisa Menikmati 2G

Kartu Tri
Kartu Tri

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, Tri juga akan melakukan penghapusan jaringan 2G secara bertahap. Menurut rencana, target ini akan terealisasikan hingga dua tahun ke depan.

Nah sob kalian yang masih pakai jaringan 2G alias ponsel jadul, entah itu untuk keperluan bisnis atau yang lainnya masih boleh bernapas lega. Oiya kalian juga bisa top up pulsa Tri via Traveloka loh sob. Lebih mudah, cepat, dan hemat. Bisa via web atau aplikasi, mana yang menurut kalian gampang aja. 🙂

Pulsa Tri di Traveloka hadir dengan penawaran yang menarik sob, mulai dari Rp15.000,00 sampai Rp1.000.000,00 sesuai kebutuhan. Masa aktifnya pun sesuai dengan jumlah pulsa yang Kalian pilih, mulai dari 15 hari sampai 1.000 hari. Puas kan? Dengan begitu, Kalian juga tidak perlu lagi repot atau bingung saat kehabisan pulsa dan sedang dalam kondisi terpepet.

Meski usianya cukup muda di dunia komunikasi seluler di Indonesia, Tri terus berusaha memberikan layanan yang terbaik bagi Kita. Mendukung paket dan pulsa Tri yang senantiasa ramah kantong, jaringan yang disiapkan pun terus diperluas. Selama satu dekade kehadirannya di tanah air, Tri telah menjangkau di lebih dari 200 kabupaten dan kota di 25 provinsi.

Tri juga membuktikan komitmennya melalui persiapan yang dilakukan. Kini, infrastruktur untuk mengembangkan jaringan mobile broadband telah didukung dengan 40.000 BTS dan kabel serat optik sepanjang 14.000 km.

Om Gadget sih suka terutama karena biasanya Tri ramah kantong, hehee
Bagaimana dengan kalian sob? Beri pendapat kalian dikolom komentar dibawah yah 🙂

Beberapa Poin Penting Mengenai Ransomware Wanna Cry?

Ilustrasi-virus-284187x468051845

Belakangan ini lagi ramai-ramainya pemberitaan menyangkut salah satu jenis virus Ransomware yaitu Wanna Cry? Sebelum lanjut lebih jauh sebenarnya apa sih Ransomware dan Wanna Cry itu? Ransomware sendiri adalah salah satu penamaan untuk program jahat yang bertujuan untuk memeras penggunanya. Jadi jika komputer kalian disusupi program tersebut maka semua file-file yang ada di komputer kalian akan dikunci dan di enkripsi. Untuk membukanya biasanya kita harus menyerahkan sejumlah uang kepada sang pembuat program tersebut.

Sedangkan Wanna Cry/WannaCrypt sendiri adalah nama dari sekian banyak jenis Ransomware dengan tujuan seperti yang sudah dijelaskan diatas. Ada tulisan menarik dari Indonesian Hoaxes tentang informasi, misinformasi, dan klarifikasi tentang Wanna Cry tersebut. Semua akan coba Om Gadget rangkum mengenai poin-poin penting apa saja pada tulisan tersebut.

Saran Pencegahan

  • Update Windows kalian
    Penting diketahui : jika windows kalian sudah update terbaru maka kalian sudah terproteksi dari serangan di jaringan yang sama.
  • Update Antivirus kalian
  • Backup semua data penting kalian

Misinformasi

Beberapa orang/situs menyebarkan bahwa password WannaCry adalah [email protected] Ini hanyalah password salah satu komponen malware, bukan untuk membuka file yang sudah terenkrip

Yup, memang banyak situs yang memberitakan bahwa file yang terinfeksi Wanna Cry sudah bisa dibuka dengan menggunakan password diatas. Tapi sepertinya hidup tidak semudah itu.

Kedua cara itu tidak akan berhasil karena WannaCrypt tidak melewatkan key di jaringan. WannaCrypt juga memakai RSA 2048 bit yang hampir mustahil difaktorkan.

Saat ini cara recovery yang masih agak mungkin terjadi adalah dengan mencoba program sejenis undelete. Cara ini tidak selalu berhasil dan jika berhasil hanya sebagian saja yang bisa direcover.

Ketika ransomware mengenkrip file biasanya yang terjadi adalah: sistem operasi akan mengalokasikan di space baru untuk file terenkripsi, baru malware akan menghapus file setelah selesai.

Di kasus ini, free space yang belum ditimpa file lain masih mengandung data yang belum dibersihkan. Semakin besar free disk space, semakin besar kemungkinan file masih bisa selamat. Semakin kecil disk space, kemungkinan file sudah ditimpa dengan data lain.

Ini merupakan pertanda baik. Dari poin diatas berarti masih ada harapan untuk mengembalikan file yang di eknripsi oleh Ransomaware Wanna Cry walaupun kecil.

Katanya sudah berhasil dicegah dengan killswitch?

Jawabannya: ya dan tidak. Ransomware ini mengecek jika domain bernama tertentu ada. Ini tadinya dipakai untuk mendeteksi apakah malware sedang diamati via sandbox. Biasanya sandbox akan mengatakan semua domain ada, agar bisa mengamati koneksi malware ke situs mana saja.

Dalam kasus ini malware berusaha melakukan koneksi ke domain yang seharusnya tidak ada. Tapi kemudian domain ini didaftarkan oleh seorang analis malware. Karena domain tersebut benar-benar ada, maka malware ini akan berhenti. Nah sayangnya ada dua hal: pertama sudah ada patch untuk malware ini sehingga tidak lagi mengecek domain kill-switch.

Ini sempat viral juga dimana ada seorang praktisi kemanan diluar negeri berhasil menghentikan penyebaran malware ini. Dikisahkan pria ini berhasil menghentikan penyebaran Wanna Cry secara tidak sengaja dimana dia mendaftarkan nama domain yang digunakan Wanna Cry dan malah membuat penyebarannya terhenti diseluruh dunia.

Sayangnya hal ini hanya sementara seperti yang dituliskan diatas dimana Wanna Cry melakukan patch update untuk mengatasi masalah tersebut.

Pertanyaan seputar bitcoin

Banyak juga yang bertanya: apakah nggak bisa “account” bitcoin hackernya diblok? jawabannya: tidak bisa karena bitcoin tidak memakai sistem account, tapi wallet berdasarkan enkripsi.

Atau apakah tidak bisa ditrace nanti bitcoinnya dipakai belanja di mana? Kemungkinan besar hackernya akan memakai layanan bitcoin mixer untuk menghilangkan jejak (semacam layanan pencucian uang). Jadi jawaban singkatnya juga: tidak bisa.

Backup

Hal terpenting yang harus dilakukan adalah membuat backup. Tapi backup ini juga harus aman. Dalam kasus WannaCry, jika backup dilakukan di jaringan menggunakan file server Windows, maka kemungkinan file server itu juga akan kena WannaCry.

Backup online perlu dilakukan, dan perlu dicek. Contoh: versi personal OneDrive tidak membuat arsip versi lama. Jadi jika disk lokal Anda dienkrip oleh ransomware, dan isi filenya diupload ke OneDrive, maka hilanglah backup Anda di OneDrive.

Perlu dicatat: WannaCry bukanlah ransomware pertama, dan tidak akan jadi yang terakhir. Meskipun segala langkah telah dilakukan untuk menangani malware ini (update windows, blok port, dsb), tapi jika user ceroboh (misalnya membuka attachment yang tidak dikenal), maka mereka tetap bisa kena.

Menggunakan OS selain Windows akan mengurangi risiko ransomware, tapi ingat juga bahwa sudah pernah ada Ransomware yang meyerang Linux sebelumnya (dan juga OS X, walau penyebarannya tidak sebesar WannaCry).

Kira-kira itulah poin-poin pennting yang Om Gadget rasa perlu diperhatikan. Semoga membantu. :))

12 Januari 2016 Xiaomi Redmi 3 Rilis

Redmi 3Xiaomi lagi getol-getolnya nih gan ngeluarin smartphone Android. Setelah bulan lalu kita dikejutkan dengan kehadiran Redmi Note 3 hanya beberapa bulan setelah perilisan Redmi Note 2, kini Xiaomi siap meluncurkan varian terbaru lagi dari keluarga Redmi yaitu Xiaomi Redmi 3.

Dari yang Om Gasdget kutip via GSM Arena, Jumat (8/1/2015), informasi ini berasal dari teaser gambar dari sebuah perusahaan di China sana, yang mem-posting di laman akun Weibo resmi miliknya.

Pada teaser tersebut terlihat bahwa Redmi 3 membawa gen Redmi Note 3 yaitu desain body dengan lapisan logam hanya saja sepertinya tanpa pemindai sidik jari.

Meskipun belum dirilis secara resmi ke publik, tapi katanya perangkat Xiaomi ini telah melewati sertifikasi melalui TENAA yang tidak lain adalah salah satu lembaga sertifikasi untuk smartphone.

Dalam daftar TENAA tersebut diungkap beberapa spesifikasi Redmi 3 seperti layar beresolusi 1280×720 pixel, prosesor octa-core 1.5Ghz dan RAM 2GB.

Untuk kameranya sudah beresolusi 13 MP untuk kamera belakang, dan 5 MP untuk kamera depan. Sisanya yaitu memori internal 16 GB dan berjalan pada sistem OS Android 5.1.1 Lollipop.

Melihat dar spesifikasinya yang berada diantara Redmi 2 dan Redmi Note 3, harga yang dibanderol seharusnya tidak lebih dari 2.2 juta. Kita tunggu saja rilis resminya pada 12 Januari 2016 mendatang.

27 Oktober, MIUI 7 Stable Untuk ROM Global & Cina Rilis!

MIUI 7 memang sudah diperkenalkan 1 atau 2 bulan yang lalu hanya saja masih berstatus Developer Build. Yang artinya merupakan versi yang belum stabil dan masih dalam tahap pengembangan. Penggunaan ROM yang masih Developer Build beresiko akan menjumpai berbagai macam bug.

global

Nah gan, kemarin nih Xiaomi melalui forum resminya mengumumkan bahwa pada tanggal 27 Oktober nanti MIUI 7 sudah memasuki tahap Stable Build! Hal ini berlaku untuk ROM China maupun ROM Global. Versi Stable Build ini seharusnya sudah nyaman digunakan untuk penggunaan harian.

Berikut ini adalah daftar perangkat Xiaomi yang akan mendapatkan MIUI 7 Global Stable build.

  • Mi 3
  • Mi 4
  • Mi Pad
  • Mi Note
  • Redmi 1S 3G
  • Redmi Note 4G
  • Redmi 2 /Prime

Sedangkan yang berikut ini adalah perangkat yang akan mendapatkan MIUI 7 China Stable Build.

  • Mi 2/2S
  • Mi 3
  • Mi 4
  • Mi 4c
  • Mi 4i
  • Mi Note/Pro
  • Mi Pad
  • Redmi 1S W
  • Redmi Note 4G Single SIM
  • Redmi Note 4G Dual SIM
  • Redmi 2
  • Redmi Note 2

Bisa dilihat dari list diatas perangkat yang sudah tergolong keluaran lama seperti Redmi 1S masih mendapat dukungan dari Xiaomi. Perlu diingat walaupun mendapatkan update MIUI 7 beberapa perangkat kemungkinan base nya masih menggunakan Kitkat, hanya beberapa yang sudah menggunakan Lolipop. Tapi toh mau Kitkat atau Lolipop tampilannya sama aja kalau versi MIUI nya sama.

Beberapa perangkat yang tidak mendapatkan MIUI 7 Global Stable Build biasanya karena perangkat tersebut hanya dijual di Cina seperti halnya Xiaomi Redmi Note 2 yang baru saja Om Gadget review. Sayangnya Mi 4i yang sudah secara resmi beredar di Indonesia pun juga belum mendapatkan ROM MIUI 7 Global Stable Build.

sumber : MIUI Forum

Mengenal Android One dan 4 Hal Menariknya

Sekarang lagi marak-maraknya nih pemberitaan mengenai perangkat Android One. Baik diberbagai media maupun forum-forum. OM GADGET pun tentu tidak mau ketinggalan mengorek informasi tentangnya. Lalu apa sih yang menarik dari Android One ini? Oke mari kita bahas satu-satu.

Android One adalah sebuah proyek ambisius Google yang ingin membawa smartphone, atau lebih tepatnya akses internet agar bisa dirasakan semua orang. Google juga menjanjikan bahwa perangkat Android One ini anti lag. Menurutnya Android One sudah mereka optimasi sedemikian rupa dan memberikan beberapa tweaking agar bisa berjalan dengan gegas.

Kalian tahu kan seri nexus dari Google? Nah Android One bisa dikatakan seperti versi murah dari Nexus. Dimana dengan banderol berkisar 1 juta rupiah sudah jelas Android One menyasar segmen entry-level.

Hingga saat ini baru ada 3 vendor yang dijinkan dan diakui oleh Google untuk menjalankan Android One. Mereka adalah Mito, Nexian, dan Evercross.

Berikut adalah 4 hal menarik yang OM GADGET tangkap dari Android One ini.

Spesifikasi Serupa

Mengenal Android One dan 4 Hal Menariknya

Coba lihat gambar diatas. Ketiga-tiganya memiliki spesifikasi sama persis. Jangan heran melihatnya karena hal ini merupakan salah satu peraturan mutlak dari Google.

Mungkin ini dilakukan untuk menjaga performa Android One agar tidak nge-lag dan tetap murah. Juga sepertinya untuk memudahkan Google dalam memberikan update.

Update Langsung Dari Google

Seperti halnya seri Nexus, Android One mendapatkan keistimewaan sebagai perangkat yang akan mencicipi pertama kali setiap kali ada update terbaru versi Android langsung dari Google. Jadi kalian tidak perlu lagi merasakan capek nya menunggu kepastian update dari vendor yang tidak kunjung datang.

Performa Lebih Cepat

Seperti yang sudah saya sampaikan diatas, Google menjanjikan performa Android One ini anti lag. Entah bagaimana optimasi yang dilakukan Google sehingga berani memberikan klaim ini. Untuk masalah ini memang harus dibuktikan lebih lanjut.

Hemm semoga saja blog OM GADGET ini nanti berkesempatan mencicipi dan mebuktikannya. Tapi jika dilihat dari spesifikasinya sih sudah cukup bagus untuk penggunaan harian.

Murah

Sudah pasti inilah faktor yang membuatnya sangat menarik. Dengan harganya yang berkisar 1 juta rupiah, Android One akan menggoyang singgasana nyaman sebagai smartphone best value yang sementara masih diduki oleh Zenfone 4. Xiaomi dengan seri Redmi nya pun mungkin juga harus mulai waspada.

Mengenal Android One dan 4 Hal Menariknya

Dengan hadirnya Android One praktis persaingan akan semakin memanas. OM GADGET masih penasaran bagaimana dengan reaksi para vendor besar seperti kedepannya. Apakah mereka akan banting stir merilis HH saingan sendiri seperti Asus dengan Zenfone 4 nya. Ataukah mereka akan bergabung dengan ‘aliansi’ HH murah Android One.

Jika mereka membuat keputusan menghadirkan HH Android One tentu mereka harus menerima konsekuensi terbatasnya kustomisasi yang bisa dilakukan. Akan sangat menarik sepertinya jika Samsung atau Sony ikut menggunakan Android One.

Mengenal Android One dan 4 Hal Menariknya

Dari 4 hal menarik yang sudah disebutkan diatas, OM GADGET paling tertarik dengan dukungan update yang langsung diberikan oleh Google. Rasanya ini merupakan fitur yang tidak akan bisa ditiru oleh vendor lainnya yang perangkatnya bukan termasuk Android One.

Semoga dengan fitur ini pihak vendor bisa terpacu agar tidak sering-sering mem-PHP pengguna low-end dengan janji-janji manis update terbaru yang pada akhirnya nol besar.

Apakah agan-agan yang membaca artikel ini juga tertarik dengan perangkat Android One ini? Apa fitur yang menurut kalian paling menarik? Tulis di kolom komentar ya.

Inilah Kenapa Asus Zenfone 2 Sangat Menggoda Saya

Kembali, Asus membuat geger dunia persilatan. Pada perhelatan CES 2015 kemarin Asus memperkenalkan Asus Zenfone 2 dan ZenZoom. Untuk Zenzoom dibahas nanti saja ya. Karena walaupun juga menarik tapi harganya kurang menarik bagi kantong OM GADGET. :p

Nah yang Asus Zenfone 2 ini yang sangat menarik perhatian OM GADGET. Melihat dari penamaan Zenfone sebelumnya (Zenfone 4, 5, 6,) seharusnya sih Zenfone 2 ini berada pada kasta dibawah Zenfone 4. Tapi melihat harganya yang dibanderol USD199 (sekitar Rp2,5 juta) sepertinya Asus Zenfone 2 diposisikan untuk menemani Zenfone 6.

But wait, coba kalian lihat dulu spesifikasi dibawah ini…

  • CPU : 64-bit Intel Atom Quad-core
  • GPU : PowerVR Series 6
  • RAM : 2GB/4GB
  • Kamera : 5MP (depan); 13MP (belakang)
  • Layar : 5.5″; 1920×1080; 403ppi; IPS; Gorilla Glass 3
  • Jaringan : 4G LTE

…………….. *shock*
Dengan ini bisa dipastikan lapak di KaskusFJB maupun iklan di OLX akan dipenuhi dengan Asus Zenfone 6 bekas. Zenfone 2 sepertinya tidak hanya akan menemani Zenfone 6, tapi berusaha untuk membunuhnya!

Peningkatannya benar-benar signifikan terutama pada bagian CPU, GPU, RAM, dan Layar. Untuk jaringan sepertinya hanya orang-orang tertentu saja yang akan merasakan peningkatannya.

Walaupun belum memegannya, OM GADGET bisa jamin kalian akan terpesona dengan layarnya. Sebagai perbandingan layar dengan resolusi 720p dan 330ppi yang ada pada Xiaomi Redmi 1S saja sudah sangat indah dipandang, apalagi dengan resolusi 1080p dan kerapatan 440ppi.

CPU, GPU, dan RAM nya ini juga cukup gila. Sepertinya sangat mubazir jika tidak diinstall banyak aplikasi dan game berat. hehe

Oiya desainnya juga keren loh. Bagian depannya mungkin masih sama dengan Zenfone seri sebelumnya, tapi bagian belakangnya benar-benar berkesan mewah dengan semprotan brush metal.

Supaya gak makin penasaran langsung saja kalian lihat sedikit bocoran gambar-gambarnya dibawah ini.

Inilah Kenapa Asus Zenfone 2 Sangat Menggoda Saya

Inilah Kenapa Asus Zenfone 2 Sangat Menggoda Saya

Inilah Kenapa Asus Zenfone 2 Sangat Menggoda Saya

Inilah Kenapa Asus Zenfone 2 Sangat Menggoda Saya

Inilah Kenapa Asus Zenfone 2 Sangat Menggoda Saya

Kabarnya sih Asus Zenfone 2 ini akan mulai memasuki pasar pada bulan Maret tahun ini. Melihat dari peluncuran hingga ketersediaan dipasaran Indonesia Asus Zenfone 5 dulu sepertinya harga yang diberitakan (USD199) tidak akan jauh berbeda saat kita beli ditoko-toko nanti.

Yang sesungguhnya OM GADGET khawatirkan adalah ketersediaan stock Zenfone 2 ini sendiri nanti. Masih ingat dengan kasus langkanya pada Zenfone Family (4,5,6) terdahulu? Entah ditimbun atau gimana yang jelas saat itu harganya benar-benar melambung naik dari harga resminya. Semoga saja ini tidak terjadi pada Zenfone 2.

Spesifikasi lengkapnya bisa kalian lihat dibawah ini.

Prosesor 64-bit Intel Atom Z3560/Z3580 Quad Core Processor (1.8/2.3GHz).
Chip Grafis PowerVR Series 6 – G6430, with OpenGL 3.0 support
Sistem Operasi Android 5.0 Lollipop, dengan ASUS ZenUI baru
Memori LPDDR3 2GB/4GB RAM/Micro SD  (sampai 64GB)
Ruang Simpan 16GB/32GB/64GB ROM ASUS WebStorage 5GB (seumur hidup)
Layar 5.5-inch, 1920 x 1080 (Full HD), 403ppi IPS display/400nits brightness/ Corning® Gorilla® Glass 3
Kamera Depan: 5MP, f/2.0-aperture, wide-angle (85-degree) lens dengan Selfie Panorama
Belakang: 13MP, f/2.0-aperture, 5-element, auto-focus lens dengan dual-color Real Tone flash
Fitur PixelMaster: Low Light mode / Backlight (HDR) mode / Enhanced Beautification mode / Manual mode / Zero shutter lag
Dukungan Jaringan LTE: Category 4 maximum: 150Mbit/s / DL: 50Mbit/s
4G band: FDD LTE: 1/2/3/4/5/7/8/9/17/18/19/20/28/29
TDD LTE: 38/39/40/41(dukungan jaringan tergantung negara)
Battery 3000mAh lithium-polymer, Fast-charging technology
Sensor Accelerometer, proximity, ambient-light, gyroscopic, digital compass dan Hall-effect sensors
Navigation GPS / A-GPS / GLONASS
Wireless 802.11ac, Wi-Fi Direct, Bluetooth 4.0, NFC
Port 3.5mm audio jack, dual micro-SIM, micro USB (support OTG)
Warna Glacier Gray / Osmium Black / Glamour Red / Ceramic White / Sheer Gold
Dimensi 152.5 x 77.2 x 10.9 ~ 3.9 mm
Bobot 170g